PERMENDIKDASMEN NO. 1 TAHUN 2026
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN
MENGENAL STANDAR PROSES PENDIDIKAN TERBARU 2026
Dunia pendidikan kita terus bergerak maju! Melalui Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026, pemerintah secara resmi menetapkan standar baru tentang bagaimana proses belajar-mengajar seharusnya dilakukan di sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga Menengah. Bayangkan sebuah sekolah di mana belajar bukan lagi sekadar menghafal, melainkan sebuah perjalanan yang bermakna. Inilah inti dari peraturan terbaru ini, ada Tiga Pilar Utama.
Pilar pertama: Pembelajaran dimana setiap kegiatan di kelas kini berpijak pada tiga pilar penting yang saling berkaitan:
- Perencanaan: Guru merancang apa yang ingin dicapai dan bagaimana cara menilainya;
- Pelaksanaan: Momen di mana interaksi belajar terjadi di dalam kelas;
- Penilaian (Evaluasi): Meninjau kembali apakah proses yang dilakukan sudah efektif.
Pilar kedua, Belajar dengan "Hati, Pikir, Rasa, dan Raga", Pendidikan bukan hanya soal angka. Di aturan baru ini, pembelajaran dilakukan secara holistik dengan prinsip yang sangat humanis:
- Berkesadaran: Murid paham mengapa mereka belajar sesuatu, sehingga mereka punya motivasi internal untuk mengatur dirinya sendiri.
- Bermakna: Apa yang dipelajari di kelas harus bisa diterapkan dalam kehidupan nyata atau dihubungkan dengan ilmu lain.
- Menggembirakan: Belajar harus menjadi momen yang menantang namun tetap positif dan menyenangkan bagi murid.
Pilar ketiga, Guru sebagai Teladan dan Fasilitator, Peran Guru kini lebih dari sekadar pengajar. Guru hadir untuk memberikan tiga hal utama:
- Keteladanan: Menunjukkan perilaku mulia dan sikap terbuka dalam bekerja sama dengan murid;
- Pendampingan: Memberikan bimbingan agar murid aktif membangun pengetahuannya sendiri;
- Fasilitasi: Menyediakan akses belajar yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap anak.
Agar ilmu benar-benar "nyangkut", murid diajak untuk melewati siklus pengalaman belajar yang mendalam dengan:
- Memahami: Membangun pengetahuan dari berbagai sumber.
- Mengaplikasi: Menggunakan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.
- Merefleksi: Menilai kembali hasil belajarnya untuk kemandirian di masa depan.
Bahkan untuk pendidikan SMK dan Pendidikan Khusus, aturan ini mewajibkan adanya pengalaman nyata melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau Magang.
Satu hal yang menarik dari peraturan ini adalah cara penilaiannya. Evaluasi tidak hanya dilakukan oleh guru terhadap murid, tapi juga melibatkan semua pihak, dengan Budaya Saling Belajar (Evaluasi)
- Refleksi diri guru sendiri.
- Penilaian oleh sesama guru untuk membangun budaya kolaborasi.
- Umpan balik dari murid untuk menciptakan suasana kelas yang partisipatif.
Jadi Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 ini hadir untuk memastikan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif. Tujuannya jelas untuk menciptakan generasi yang mandiri, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan cara yang menggembirakan.
https://drive.google.com/file/d/15M83irJWRnS6PdtPhIu7-eZAubbtkRsY/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1fK7vV8i1srIiGZ_ISk9hiMDcY1W8LJaV/view?usp=drive_link
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
INSERSI PENDIDIKAN PERKOPERASIAN JENJANG SMK
BUKAN CUMA SOAL UANG! INI CARA SERU MENANAMKAN JIWA KOPERASI DI SMK MENUJU ERA 'DEEP LEARNING' Selama ini, apa yang terlintas di benak kita saat mendengar kata Koperasi Sekol
MENEMBUS BATAS PENDIDIKAN VOKASI: PANDUAN PRAKTIS IMPLEMENTASI SEKOLAH MODEL PM & KKA
MENEMBUS BATAS PENDIDIKAN VOKASI: PANDUAN PRAKTIS IMPLEMENTASI SEKOLAH MODEL PEMBELAJARAN MENDALAM (PM) & KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL (KKA) "Pendidikan bukan lagi tent
MEMBEDAH PERMENPAN-RB NOMOR 7 TAHUN 2026
MENGBEDAH PERMENPAN-RB NOMOR 7 TAHUN 2026: ERA BARU INTEGRASI JABATAN FUNGSIONAL PENDIDIK DAN PENGAWAS MUTU PENDIDIKAN Dunia pendidikan di Indonesia kembali memasuki
PANDUAN PENYELENGGARAAN SEKOLAH MODEL
PANDUAN PENYELENGGARAAN SEKOLAH MODEL: AKSELERASI PEMBELAJARAN MENDALAM SERTA KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL DI SATUAN PENDIDIKAN Transformasi pendidikan nasional masa kini menuntu
MEWUJUDKAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN (BSAN)
MENGUBAH WAJAH SEKOLAH: Menghidupkan Budaya Aman dan Nyaman (BSAN) yang Sesungguhnya Pernahkah Anda membayangkan sekolah bukan hanya sebagai deretan ruang kelas, tetapi sebagai
PANDUAN DANA BOSP 2026 - PRINSIP DAN KRITERIA PENERIMAAN
5 TRANSFORMASI PENTING DANA BOSP 2026: APA YANG BERUBAH UNTUK SEKOLAH ANDA? Mengelola operasional sekolah di Indonesia sering kali terasa seperti menyeimbangkan neraca di atas arus
MENGENAL PORTAL RUMAH PENDIDIKAN
RUMAH PENDIDIKAN SEBAGAI PORTAL TERINTEGRASI Rumah Pendidikan berfungsi sebagai pusat informasi dan sumber daya pendidikan yang dirancang untuk mendukung satuan pendidikan dalam meng
7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT
MENGHIDUPKAN BELAJAR MELALUI HATI: PANDUAN BARU KEGIATAN KOKURIKULER 2025 Belajar bukan hanya tentang duduk diam di kelas dan menghafal rumus. Di tahun 2025, dunia pendidikan kita sema
PERMENDIKDASMEN NO. 4 TAHUN 2026
PERISAI BARU BAGI PEJUANG PENDIDIKAN: BEDAH TUNTAS PERMENDIKDASMEN NO. 4 TAHUN 2026 Selama bertahun-tahun, profesi guru dan tenaga kependidikan sering kali berada di posisi rentan. M
PERMENDIKDASMEN NO 6 TAHUN 2026
MEMBANGUN RUMAH KEDUA: MENGENAL BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN (BSAN) Pernahkah Anda membayangkan sekolah bukan sekadar gedung tempat belajar, melainkan sebuah "Rumah Kedua" yang benar